Kategori: Artikel Website Desa

  • Bagaimana membuat website desa yang baik

    Bagaimana membuat website desa yang baik

    Halo sahabat desa,, tetap semangat yah membangun desa. Karena dari desalah kemajuan sebuah negara berawal. Karena ada ribuan desa di Indonesia. Dan ditengah kemajuan teknologi internet, desa tidak boleh tertinggal dalam memanfaatkan internet. Dengan internet desa bisa dengan cepat menyampaikan informasi tentang potensi desa, produk unggulan dan informasi pembangunan,

    Nah dengan website desa semua itu bisa disampaikan, dan jika anda menanyakan bagaimanakah website desa yang baik itu. Berikut beberapa syarat website desa yang baik menurut kami :

    1. Mudah dan cepat diakses, website tidak berat dan lama dimuat hingga tidak membuat bosan yang buka.
    2. Menu navigasi yang lengkap dan mudah difahami.
    3. Grafis atau gambar yang menarik dan informatif.
    4. Informasi yang lengkap seperti Profil Desa, Profil Kepala Desa, Staf Desa, Lembaga-Lembaga Desa, Gallery Foto Desa, Info Potensi Desa, Produk unggulan Desa, Informasi Progress Pembangunan di desa dan Transparansi Penggunaan APBDes.
    5. Ada kontak yang bisa dihubungi
    6. Ada fitur tambahan seperti toko online desa, perpustakaan online desa.

    Itulah tadi beberapa kesimpulan yang menurut kami cukup penting dalam pembuatan sebuah website desa. Terima kasih telah hadir di website kami. Untuk informasi lainnya bisa menghubungi kami dikontak chat di sudut bawah.

  • Mengenal Aplikasi Siskeudes ( Sistem Keuangan Desa )

    Mengenal Aplikasi Siskeudes ( Sistem Keuangan Desa )

    Siskeudes adalah sebuah aplikasi yang dirancang sebagai sarana untuk transparansi penggunaan keuangan desa. Aplikasi ini dibangung oleh BPKP dan Kementrian Dalam Negeri.

    Menurut survey BPKP pada tahun 2014, pengetahuan SDM perangkat desa sangat minim dalam hal keuangan desa, padahal uang yang harus dikelola di desa sangat banyak. Siskeudes adalah aplikasi gratis yang dapat menjadi solusi.

    Siskeudes didistribusikan secara cuma-cuma (gratis) melalui pemerintah kabupaten/kota kepada desa di seluruh Indonesia. Pelatihan Siskeudes bagi perangkat desa maupun pembina di tingkat kabupaten/kota biayanya dianggarkan dalam APBD masing-masing.

    Selain gratis, Siskeudes juga memiliki banyak keunggulan. Oleh karena itu, berbagai kalangan, mulai dari Komisi XI DPR RI, Presiden Joko Widodo, hingga Ketua KPK menghimbau agar Siskeudes dapat diimplemetasikan oleh desa-desa di seluruh Indonesia. Saat ini, 69.875 dari total 74.957desa telah mengimplementasikan Siskeudes.

    sumber : kominfo

  • Tentang Indeks Desa Membangun

    Tentang Indeks Desa Membangun

    Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan Indeks Komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks, yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan. Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa. Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, didasarkan dan memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan. Dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

    Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa. Indeks Desa Membangun mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi Masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yaitu tipologi dan modal sosial.\

    sumber : sini

  • Membuat Website Desa Wisata

    Membuat Website Desa Wisata

    Website desa adalah salah satu media informasi yang wajib dimiliki desa. Dengan memanfaatkan website desa, desa memiliki situs resmi sendiri tanpa harus menumpang di facebook atau sosial media lainnya. Dengan memiliki website desa akan terkesan serius dan resmi dalam mengelola informasi desa.

    Terutama desa yang memiliki potensi wisata yang memerlukan media promosi dan marketing. Oleh sebab itu website desa memiliki peranan penting sebagai media penyebar informasi yang efektif tentang potensi wisata sebuah daerah.

    Di website desa wisata bisa dimasukkan sejarah wisata desa, foto-foto wisata, daftar harga tiket, penginapan, maupun informasi penting lainnya. Yang berguna untuk memudahkan para wisatawan yang ingin berkunjung ke desa wisata tersebut.

    Untuk anda yang memerlukan website desa wisata silahkan menghubungi kami di kontak. Kami akan membantu anda dengan senang hati agar desa anda memiliki website desa sendiri.

  • Undang Undang tentang Website Desa

    Undang Undang tentang Website Desa

    Kemajuan teknologi internet di Indonesia sangatlah pesat. Terlebih hampir semua wilayah di Indonesia kini telah bisa mengakses internet. Dengan internet informasi bisa diperoleh dan disebarkan dengan sangat cepat. Tidak mengenal waktu dan tempat. Oleh sebab itu teknologi ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna mendukung pembangunan di desa.

    Berikut beberapa manfaat internet untuk desa :

    1. Memperoleh update informasi pedesaan dari pemerintah dengan sangat cepat.
    2. Memberikan informasi kepada masyarakat tentang info desa, profil desa, proses pembangunan dan transparansi penggunaan dana Desa kepada masyarakat luas.
    3. Saran marketing produk unggulan desa seperti produk kerajinan, makanan, maupun potensi wisata dan lainnya.

    Itulah beberapa manfaat utama internet bagi desa. Dan sebagai alat / sarana menyebarkan informasi itu dibutuhkan website desa. Website desa ini adalah sebuah portal informasi di mana admin desa bisa menulis berita, membagikan foto dan video yang berisi tentang info terbaru desa.

    Website desa telah diatur dalam perundang undangan yakni :

    Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Berikut kutipan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang mewajibkan Setiap Desa, memiliki Jaringan Informasi/Website:

    UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

    BAB IX
    PEMBANGUNAN DESA DAN PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN
    Bagian Ketiga
    Sistem Informasi Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan
    Pasal 86

    (1) Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

    (2) Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan.

    (3) Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber daya manusia.

    (4) Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi data Desa, data Pembangunan Desa, Kawasan Perdesaan, serta informasi lain yang berkaitan dengan Pembangunan Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan.

    (5) Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikelola oleh Pemerintah Desa dan dapat diakses oleh masyarakat Desa dan semua pemangku kepentingan.

    (6) Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menyediakan informasi perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota untuk Desa.

  • Harga Pembuatan Website Desa Terima Jadi 2021 / 2022 / 2023

    Harga Pembuatan Website Desa Terima Jadi 2021 / 2022 / 2023

    Ada beberapa macam harga pembuatan website desa tergantung dari fiture-fiture yang diberikan.Ada yang hanya dengan domain .com. hingga yang menggunakan domain resmi untuk desa yakni domain desa.id, misal website www.lautang.desa.id untuk wilayah maluku.

    Untuk anda yang ingin memiliki website dengan fiture lengkap seperti :

    1. Pembuatan Profil lengkap desa.
    2. Info potensi desa.
    3. Info Pembangunan desa.
    4. Info Keuangan APBDES.
    5. Info Layanan Desa.
    6. Profil Kepala Desa, Staf dan Lembaga-lembaga Desa ( LPM, BPD, PKK, Bumdes, Karang Taruna ).
    7. Toko Online Desa.
    8. Perpustakaan Online Desa.
    9. Berita Desa.

    Kami juga akan memberikan video dan buku panduan untuk pengelolaan website desa. Untuk informasi harga cukup 1,3 Juta Pertahun. Dengan kontrak sekaligus 3 Tahun. Dengan full suport maintenance selama kontrak. Jangan ragu menghubungi kami. Telp / WA : 0822 6711 2451 Hendi

  • Pembuatan Website Desa Maluku

    Pembuatan Website Desa Maluku

    Maluku adalah sebuah provinsi yang meliputi bagian selatan Kepulauan Maluku, Indonesia. Provinsi ini berbatasan dengan Laut Seram di utara, Samudra Hindia dan Laut Arafura di selatan, Papua di timur, dan Sulawesi di barat. Ibu kota dan kota terbesarnya ialah Ambon.

    Ditengah geliat pembangunan maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang juga sedang melakukan pembangunan dengan sangat baik. Maluku memiliki 9 kabupaten dan 2 Kota. Di bawahnya, terdapat 118 kecamatan yang terdiri dari 35 kelurahan dan 1.198 desa dan negeri.

    Dan desa-desa di maluku memiliki banyak sekali potensi ekonomi, seperti wisata, kelautan, pertanian dan perkebunan. Dan salah satu cara untuk memperkenalkannya adalah dengan membuat website desa. Website desa kini telah diwajibkan oleh sebagai sarana Pelaporan keuangan Desa dalam bentuk data yang secara terperinci dan transparansi, sesuai UU No.6 Tahun 2014 pasal 82 dan 86.

    Untuk anda yang berada di wilayah Maluku dan ingin memiliki website desa dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau. Kami siap membantu anda. Kami juga siap membimbing anda sampai bisa mengoperasikan website desa. Untuk biaya pembuatan silahkan menghubungi kontak WA kami.

    Contoh Website Desa di Maluku : www.lautang.desa.id

  • Cara Mengelola Website Desa Mudah

    Cara Mengelola Website Desa Mudah

    Salah satu tujuan dari dibuatnya website desa dengan domain desa.id adalah sebagai sarana informasi dan transparansi pembangunan di desa. Website desa juga bisa digunakan sebagai alat marketing untuk potensi dan produk unggulan desa.

    Oleh sebab itu website hendaknya memiliki sumber informasi yang lengkap dan detil tentang desa. Untuk itu haruslah rajin mengisi atau mengupdate beritanya. Misal ada informasi tentang pembangunan yang ingin dibagikan maka admin website desa hendaknya membuat postingan disertai dengan narasi yang berisi foto-foto pendukung.

    Tidaklah harus panjang menyerupai portal berita, karena tidak semua admin memiliki kemampuan dalam menulis berita dengan terampil. Oleh itu cukup memberikan informasi penting saja, Semisal Informasi pembangunan jalan desa yang telah selesai pada tanggal tertentu, menghabiskan biaya berapa, di kerjakan oleh siapa, disertakan juga foto-foto progres pembuatan sampe dengan selesai.

    Untuk website yang dibuat dengan menggunakan CMS WordPress caranya sangat mudah. Yakni sebagai berikut :

    1. Login ke Wp-admin\
    2. Masuk ke dashboard klik post > add new post atau buat post baru
    3. Cara nya sama dengan microsoft word tinggal tuliskan berita dan masukkan gambar. Beri judul yang jelas dan mudah difahami.
    4. Klik Publish
    5. Bagikan ke sosial media.

    Demikian cara mengisi dan mengupdate website desa dengan mudah.

  • Desa Murung Ta’al Kembangkan Usaha Ternak Kelulut Jadi Produk Unggulan Desa

    Desa Murung Ta’al Kembangkan Usaha Ternak Kelulut Jadi Produk Unggulan Desa

    Awalnya, seorang pemuda bernama Yamin Fauzi menemukan sarang kelulut di tengah hutan. Sarang tersebut ternyata mengandung madu yang banyak dan masih segar. Dari sarang itu bisa diambil madu sekitar 1 sampai 1,5 liter.

    Sarang kelulut tersebut kemudian dipindahkan ke pekarangan rumahnya untuk dibudidayakan dan dikembangbiakkan hingga jumlahnya mencapai puluhan sarang. Langkah ini akhirnya diikuti banyak warga desa lainnya.

    Nama inovasi : Usaha madu kelulut
    Pengelola : Pemerintah Desa, BUMDes Amanah dan pihak ketiga
    Lokasi/alamat : Desa Murung Ta’al RT 02 RW 01, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel)
    Contact person : Yamin Fauzi
    Telepon/HP/email : +62 852-5103-2859

    Kelulut merupakan salah satu jenis serangga yang memiliki hubungan simbiosis mutualisme dengan aneka jenis tanaman berbunga. Kelulut mengambil sari madu dari bunga-bunga tanaman, sebaliknya tanaman memerlukan serangga kelulut untuk membantu penyerbukan atau persilangan bunga jantan dan bunga betina. Tanaman akan menghasilkan bunga dan buah yang sempurna berkat bantuan kelulut sehingga produksinya meningkat.

    Selain memperoleh pemahaman mengenai mekanisme ini, warga desa juga tertarik membudidayakan kelulut karena hasil madunya sangat berguna untuk obat serta menambah stamina dan kesehatan tubuh. Nilai ekonomi usaha madu kelulut juga cukup baik sebagai usaha sampingan.

    Dampak lainnya, kehadiran kelulut sangat membantu peningkatan produksi buah-buahan yang banyak ditanam warga desa. Hal ini sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk memelihara dan melestarikan lingkungan yang menjadi habitat kelulut tersebut.

    Usaha budidaya kalulut praktis tidak memerlukan lahan yang luas, namun banyaknya tanaman berbunga di sekitar lokasi sangat membantu optimalisasi produksi madu kelulut. Misalnya tanaman rambutan, lengkeng, durian, nangka maupun sayuran seperti tomat dan lombok. Pemeliharaan kelulut relatif tidak perlu mendapatkaan perhatian khusus karena pakannya sudah tersedia di alam.

    Saat ini, 1 buah rumah minimal memiliki 10 buah sarang yang setiap bulan bisa menghasilkan sekitar 3 juta-an. Teknologi tepat guna juga telah digunakan dalam penanganan panen dan pasca panen. Salah satunya pemanfaatan alat penyedot sederhana yang dibuat dengan menggunakan dinamo kecil sehingga bisa menjaga sarang tetap utuh dan baik.

    Sementara ini pemasaran masih terbatas di wilayah Kalimantan, botol ukuran kecil harganya Rp 70.000-90.000, sedangkan yang ukuran besar Rp 200.000-225.000.

    Dalam jangka pendek, pemerintah desa diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas kegiatan budidaya kelulut ini melalui pelatihan dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten. Ke depan, perlu dibentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung permodalan dan pemasaran madu yang dihasilkan masyarakat.

    Pembentukan kelompok usaha budidaya kelulut pada lingkungan yang memiliki banyak aneka tanaman, selain dapat mendorong efektivitas pemasaran dan pemanfaatan peralatan, juga wahana belajar dan berbagi pengalaman antar warga.*****

    sumber : INOVASI DESA KEMENDESA

  • PROFIL DESA SIDOMULYO KECAMATAN TABANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    PROFIL DESA SIDOMULYO KECAMATAN TABANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    1.Sejarah Desa Sidomulyo

    Sebagaimana diketahui pembentukan suatu daerah otonom ditetapkan dalam Undang-undang. Tidak terkecuali dengan pembentukan desa semestinya juga demikian. Penetapan desa definitif biasanya diatur dalam suatu Peraturan Daerah. Namun karena panjangnya sejarah Desa Sidomulyo , sampai dengan saat ini dasar pembentukan Desa Sidomulyo tidak diketahui secara pasti.

    Tetapi bila dilihat dari bukti-bukti berupa peninggalan sisa-sisa bangunan yang ada saat ini ditambah lagi dengan penuturan dari tokoh-tokoh masyarakat selaku saksi hidup menyatakan, desa ini telah ada jauh sebelum Proklamasi Negara Republik Indonesia di Proklamirkan oleh Soekarno – Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

    Tahun 1903 adalah awal Berdirinya Sebuah Kampung Yang bernama Tabang lama Nama Tabang  diambil  dari Bahasa Banjar Tabang yang berarti Tebang, karena pada waktu itu Masyarakat Setempat Membuka Lahan Pemukiman dan menebang Kayu .

    Tabang Lama (di Sekitar Sungai beruq) adalah Kampung yang Pertama didiami Masyarakat Hal ini dibuktikan dengan adanya Makam dan Kuburan Tua , Pada Tahun 1913  Pindah ke Wilayah hilir Tabang ,   dan  di beri nama Sidomulyo  Pencetus Nama Desa Sidomulyo adalah Maswito yang pada waktu itu Menjabat sebagai Kepala Penjawat yang bertugas dari Tahun 1913 s/d 1917,

    Desa Sidomulyo adalah bagian integral dari Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

    Mesjid Al Muttaqin

    Rumah Dinas Camat Tabang

    Lihat Foto-Foto Bangunan di Sidomulyo Tabang

    SILSILAH PEJABAT PIMPINAN DESA SIDOMULYO KECAMATAN TABANGSEJAK ZAMAN HINDIA BELANDA S/D SEKARANG

    NO

     

    N A M A PANGKAT/JABATAN TAHUN BERTUGAS KETERANGAN
     

    1

    MASWITO

    DG MANGALE

    KEPALA PENJAWAT

    KEPALA KAMPUNG

    1913-1917

     

    2 HADADEQ

     

    KEPALA KAMPUNG
    3 R O D E N G

     

    KEPALA KAMPUNG 1934 – 1946
    4 ABD WAHAB

     

    KEPALA KAMPUNG 1946- 1953
    5 TABRANI

     

    KEPALA KAMPUNG 1953 – 1960
    6 M. BADUI

     

    KEPALA KAMPUNG 1960 – 1967
    7 ISMAIL

     

    KEPALA KAMPUNG 1967 – 1971
    8 ABD HAMIDSYAH

     

    KEPALA KAMPUNG 1971 – 1984
    9 RUSTAM KENCANA

     

    KEPALA KAMPUNG 1984 – 1987 Sekretaris DesaM. Seman
    10 M. SEMAN

     

    PjKEPALA KAMPUNG 1987 – 1988
    11 MASMO JAPRIE

     

    KEPALA DESA 1988 – 1995
    12 H.M. PUAD

     

    KEPALA DESA 1995 S/D 2005 SekdesANHAR.
    13 SUHARNO

     

    KEPALA DESA 2006 S/D 2011 SekdesARNOLD BIKI
    14 ARNOLD BIKI Plt.KEPALA DESA 2011-2012

     

    15 ERWIN. SE

     

    KEPALA DESA 2012 S/D SEKARANG SekdesARNOLD BIKI

    PEJABAT PIMPINAN KECAMATAN TABANG SEJAK ZAMAN HINDIA BELANDA S/D SEKARANG

    NO

     

    N A M A PANGKAT/JABATAN TAHUN BERTUGAS KETERANGAN
    1 MOHD.SEMAN AJUDAN JAKSA

     

    1903 – 1905 TABANG LAMA
    2 A.BAMBANG SARIP

     

    KEPALA PENJAWAT 1905 – 1907 TABANG LAMA
    3 MOHD YUSUP DAENG  MANIGA KEPALA PENJAWAT 1907 – 1910 TABANG LAMA
    4 MOHD. HALID

     

    KEPALA PENJAWAT 1910 – 1911 TABANG LAMA
    5 A.B KUSUMA KEPALA PENJAWAT 1911 -1912 TABANG LAMA
    6 ABD. KARIMGELAR MAS NGABEI NATA JAYA KEPALA PENJAWAT 1912 – 1913 TABANG LAMA
        7

     

     M A S W I T O  KEPALA PENJAWAT  1913 – 1917 DIPINDAHKANKE .TABANG DAN DIBERI NAMA

    SIDOMULYO

    8 ABD. KARIMGELAR MAS NGABEI NATA JAYA KEPALA PENJAWAT 1917 – 1921 SIDOMULYO
    9 A.B KUDOQ (A.R SUKMA) KEPALA PENJAWAT 1921 – 1926 SIDOMULYO
    10 A.B. ALI (R.SERIP) KEPALA PENJAWAT 1926 – 1929 SIDOMULYO
    11 A. BAMBANG DAUD KEPALA PENJAWAT 1929 – 1932 SIDOMULYO
    12 F.S. SISYAL KEPALA PENJAWAT 1932 – 1936 SIDOMULYO
    13 MOHD. SEMAN KEPALA PENJAWAT 1936 – 1943 SIDOMULYO
    14 A.R. HASANGELAR MAS  JAYA MUDA KEPALA PENJAWAT 1943 – 1946 SIDOMULYO
    15 A.R. NOTO KEPALA PENJAWAT 1946 – 1948 SIDOMULYO
      16 AWANG ABASGELAR MAS  JAYA LELANA KEPALA PENJAWAT 1948 – 1950 SIDOMULYO
    17 A.B. WIJAYA ( A.B. DULLAH) KEPALA PENJAWAT 1950 – 1951 SIDOMULYO
    18 MOHD. SALEHGELAR  E. KAPITEN KEPALA PENJAWAT 1951 – 1956 SIDOMULYO
    19 A. WAHABGELAR E..KAPITEN  E.MAS SURO KEPALA PENJAWAT 1956 – 1957 SIDOMULYO
    20 MOHD. NASRI KEPALA PENJAWAT 1957 – 1960 SIDOMULYO
    21 E.N  AJUB CAMAT 1960 – 1963 SIDOMULYO
    22 MOHD. ELHAM CAMAT 1963 – 1966 SIDOMULYO
    23 BUSTANI CAMAT 1966 – 1968 SIDOMULYO
    24 IBRAMSYAH KAPRI CAMAT 1968 – 1970 SIDOMULYO
    25 M. .ALWIE  MANSYUR, BA CAMAT 1970 – 1974 SIDOMULYO
    26 E. KASBINI DIPURO, BA CAMAT 1974 – 1977 SIDOMULYO
    27 OCTAVIANUS DAUD.BA CAMAT 1977 -1983 SIDOMULYO
    28 FERDINAN ENGKAR, BA CAMAT 1983 – 1987 SIDOMULYO
    29 DRS. ASPUL ANWAR CAMAT 1987 – 1988 SIDOMULYO
    30 DRS. BASWAN IMBRAN CAMAT 1988 – 1993 SIDOMULYO
    31 DRS. VALENTINUS TINGANG CAMAT 1993 – 1996 SIDOMULYO
    32 IRMANSYAH SIDDIK, BA CAMAT 1996 – 1999 SIDOMULYO
    33 DRS. H. ABRAN CAMAT

     

    1999 – 2006 SIDOMULYO
    34 DRS. GETSMANI ZETH, MM CAMAT

     

    2006 – 2009 SIDOMULYO
    35 DRS ANDRI LIBYA. Z CAMAT

     

    2009 s/d Sekarang SIDOMULYO
    1. Kondisi Umum Desa Sidomulyo
    2. Letak Geografis

    Desa Sidomulyo adalah bagian integral dari Kecamatan Tabang dengan  luas wilayah 1.219.51 Km atau ± 20.000 H  , jumlah penduduk saat ini mencapai 1.636 Jiwa. Desa Sidomulyo memiliki 6 (Enam) Rukun Tetangga  (RT). Serta memiliki karakteristik Kondisi Fisiografi Geografi dan topografi   :

    FISIOGRAFI DAN SISTEM LAHAN

    DESA SIDOMULYO KECAMATAN TABANG

    1. Bentuk Benteng Lahan :  Dataran Batuan basalt berbukit kecil
    2. Relief                                     :  11 – 50 Meter
    3. Topografi bentuk benteng Lahan             :  -30 % dataran antara aliran Sungai,Slope 0-8%

    -20 % dataran Bergelombang,Slope 9-25%

    -50% dataran Berbukit,Slope 26 – 40 %

    1. Jenis Tanah                                  :  >60%haplaudults (Ukuran butiran Tanah halus)
    2. Bentuk Bentuk Lahan Terdiri :  – 60% Tebing Lembah

    – 30% Dataran Tinggi

    – 10 % Dataran Tinggi ( Plateu )

    1. Litologi                                     : – Vulkanik,Pyroclastic,basalt.

    – Tingkat Kekerasan : Keras

    1. Mineralogi :  Basic
    2. Batuan Tersingkap :  5.  s/d 10  %
    3. Pola drainase :  Rectanguler (Sejajar / Paralelbersudut )

    10  Ketinggian dari Permukaan Laut       :  50 – 1500 Meter

    11   Air Permukaan                              :  Tidak ada

    12   Sumber Air Tawar                        :  Hujan dan Air Sungai

    13   Rata-rata Curah Hujan                  :  2500 – 4200 mm / Tahun

    14   Bulan Basah                                 :  5 – 12 Bulan

    15   Bulan Kering                                :  1 – 2 Bulan

    16   Periode Tanam Tanaman Pangan :  300 – 365 Hari.

    17   Periode Tanam Tanaman Keras    :  270 – 365 Hari.

    18   Suhu Rata-Rata                             :  – Minimal : 18 – 23 ˚ C

    – Maximal :25 –  32 ˚ C

    19   Tumbuhan Penutup Lahan                        :  Hutan Primer dataran Rendah  yang Lembab

    20   Indikasi Erosi                                :  Erosi Lapisan Permukaan

    21   Kondisi Tanah                              :  – Kedalaman Gambut 0 – 10 Cm

    – Ketebalan Tanah Mineral 50 – 200 Cm

    – Tekstur Tanah : Halus

    – K. Tertukar : < 1,2 me/100 gr Tanah

    – K. Total : 400 ppm

    – P. Tersedia : < 11,2 ppm

    – P. Total : > 150 ppm

    22   Kapasitas Tukar Kation (KTK)     :  < 26me/100 gr Tanah

    23   Alumenium Tertukar                    :  6,2 me /100 gr Tanah

    24   Kejenuhan Alumenium                 :  < 30 %

    25   Keracunan sulfat masam              :  Tidak Terdapat

    26   Drainase Tanah                             :  Baik   –   PH   : 4,0 – 4,8

    27   Salinitas Kandungan Garam                      :  Tidak Terdeteksi

    28   Kesuburan Kimia Tanah               :  Sedang, Kesuburan Fisik dan Biologi Tanah Baik

    29   Kesuburan Klimatis Tanah                       :  Sangat Baik.

    30   Peruntukan Lahan                         :  – Tanaman Kehutanan,KelapaSawit,Karet,Kakao,

    – Ubi Gajah,Asparagus,Kopi,Lada,Pisang dll.

    31  Sumber Daya Alam Yang dimiliki      :  Emas, Pasir Kwarsa,Batu,Biji Besi,Gamping dll

     

           (Sumber Balai Penyuluhan Pertanian dan kehutanan Kec Tabang)

    Dengan Batas Wilayah Desa sebagai berikut :

    1)  Sebelah Utara                    :  Desa Muara Belinau

    2)  Sebelah Selatan                  :  Sungai Belayan

    3)  Sebelah Barat                     :  Sungai Belayan (5 Desa Sungai Lunuk)

    4)  Sebelah Timur                    :  Desa Baru

    Tabel 1.1 Batas Desa

    No Batas Desa Arah Keterangan
    1 Kutai Timur Utara
    2 Sungai Belayan Selatan
    3 Desa Baru Timur
    4 S.Belayan (Sungai Lunuq) Barat

                Sumber : Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2008

    Tabel  1.2 :   Jumlah Penduduk

    No Nama RT JumlahKK JumlahLK JumlahPR Total
    1.2.

    3.

    4.

    5.

    6.

     

    RT.1RT. 2

    RT. 3

    RT. 4

    RT. 5

    RT.6

    8373

    77

    71

    58

    70

    175158

    155

    125

    104

    151

    148130

    130

    128

    98

    134

    323288

    285

    253

    202

    285

    JUMLAH 432 868 768 1.636

    Sumber : Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2012

    Berdasarkan data Monografi yang dimiliki oleh pemerintah Desa Sidomulyo maka di Desa Sidomulyo terdapat daerah yang cukup potensial untuk dikembangkan yaitu :

    1. Perdagangan

    Desa Sidomulyo merupakan kawasan atau daerah dengan kategori Pedesaan mempunyai potensi dalam pengembanan usaha dan jasa Karena disekitar Desa sudah berdiri Perusahaan Perkebunan ,Perusahaan Tambang dan Di Sidomulyo pada tahun 2013 ini akan dibangun pasar yang menjadi pusat perdagang di Kecamatan Tabang dan saat ini  mempunyai fasilitas terdiri dari : 15 kios, 38 toko, 7 warung dan pedagang tidak tetap dengan usaha berpindah-pindah (Pasar Malam) sebanyak 30 Lapak.

    Tabel 1.3  : Jumlah Usaha

    No Jenis Usaha Jumlah Usaha Keterangan
    12

    3

    4

    Kios/WarungToko

    Rumah makan

    Penginapan

    1538

    7

    2

    Sumber Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2012

    1. Kawasan Perkebunan/Peternakan

    Desa Sidomulyo yang merupakan daerah dengan karakteristik wilayah yang potensial dalam pengembangan perkebunan seperti perkebunan karet, sengon, Kelapa sawit, Budidaya Tanaman Ubi Gajah serta peternakan khususnya pengembangan peternakan sapi dan Ayam Petelur. Dengan potensi tesebut sangatlah mungkin direncanakan dan direalisasikan kedepan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Sidomulyo dan desa disekitarnya. Diantara potensi tersebut ada yang sudah dalam taraf mulai dilaksanakan diantaranya dengan terbentuknya Badan Usaha Milik Desa yang bergerak dalam bidang Peternakan ayam petelur serta kelompok – kelompok tani yang saat ini mulai juga menikmati hasil dari perkebunan dan peternakan tetapi masih diperlukan bantuan berupa penyuluhan dan bantuan modal dalam bentuk saparodi dan pemasaran produk.

    Tabel  1.4  :  Jumlah Luas Lahan Perkebunan dan Populasi Ternak

    No Komoditas dan populasi ternak Luas (ha)Jumlah Lokasi Keterangan
    12

    3

    4

    5

    6

    7

    8

    9

    10

    11

    KaretKelapa Sawit (Plasma)

    Cacao

    Jati

    Singkong Gajah

    Sengon

    Kebun Buah

    Sayur-sayuran

    Sapi

    Ayam Petelur

    Ayam Potong

    10 Ha700 Ha

    05 Ha

    2 Ha

    5 Ha

    10 Ha

    5 Ha

    1 Ha

    74 ekor

    600 ekor

    300 ekor

    Petak MasjidMenyebar

    RT.06

    RT.03.RT.06

    RT.01

    Menyebar

    Menyebar

    Menyebar

    Menyebar

    RT.01,

    RT.1,2,4,5

     

     

     

    Milik BUMDES

    Sumber : Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2012

    1. Kawasan Pertanian dan Perikanan

    Desa Sidomulyo yang merupakan daerah dengan karakteristik wilayah yang potensial dalam pengembangan Pertanian dan Perikanan. Mata pencaharian utama penduduk adalah petani padi sawah yang Luas areal persawahan saat ini mencapai ±86 Hektar  dan petani padi gunung yang tersebar dibeberapa tempat yang luasnya ±40 Hektar  di Desa Sidomulyo terdapat potensi pertanian  diantaranya penanaman tanaman palawija dan dalam bidang perikanan Desa Sidomulyo Memiliki Waduk yang Luasnya ± 10 Ha yang sangat Potensial untuk Budidaya  perikananan air tawar sesuai karakteristik wilayah desa yang terletak di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara paling ujung yang pemukiman penduduk desa dekat dengan aliran sungai hal ini  sangat berpotensi pada perikanan terutama ikan nila, patin, lele, betutu dan ikan mas. Dengan potensi tesebut sangatlah mungkin direncanakan dan direalisasikan kedepan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Sidomulyo dan desa disekitarnya.

    Diantara potensi tersebut ada yang sudah dalam taraf mulai dilaksanakan dengan terbentuknya kelompok – kelompok perikanan yang masih memerlukan bantuan berupa penyuluhan dan bantuan modal dalam bentuk saparodi dan pemasaran produk

    Sidomulyo juga merupakan wilayahnya yang cukup potensial untuk  pengembangan pertanian / perkebunan dalam arti luas dengan berbagai komoditas yang mempunyai prospek cukup baik, yaitu Karet, Kelapa Sawit, coklat dan komoditas lain seperti padi, Kebun singkong gajah ,kebun buah-buahan serta sayur-sayuran.

    Tabel  1.4  :  Potensi Pertanian,dan Perikanan

    No Komoditas Luas (ha) Jumlah Kelompok Tani Keterangan
    12

    3

    4

    5

    Padi SawahPadi Gunung

    Perikanan

    Perkebunan

    Peternakan

    98 Ha12 Ha

    0,5 Ha

    700 Ha

    1 Ha

    3 Kelompok6 Kelompok

    1 Kelompok

    432 KK

    3 Kelompok

     

     

    Anggota Plasma

     

    Sumber : Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2012

    1. Pendidikan

    Desa Sidomulyo yang merupakan pusat ibukota Kecamatan Tabang yang memiliki akses keterjangkauan ke perkotaan sangat jauh dan memerlukan biaya yang tidak sedikit serta kemampuan sebagian masyarakat yang kurang mampu/miskin. Desa Sidomulyo saat ini masih belum lengkap sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dibidang pendidikan tetapi dengan trobosan dan perencanaan yang baik dalam waktu beberapa tahun telah mampu membangun beberapa sarana pendidikan seperti Taman Kanak – Kanak 2 (Buah), TPQ 1 (Satu) Buah, SD  2 (Dua) Buah,. Sedangkan untuk SLTP dan SLTA masih menumpang ke desa sekitar dan Ibu Kota Kabupaten

    Tabel  1.5 :  Kawasan pendidikan

    No Jenis Pendidikan Jumlah(Buah) Domisili Keterangan
    1

    2.

    3

    .

    TPQ

    TK

    SEKOLAH DASAR

     

    1

    2

    2

     

    RT.03

    RT.03/RT.04

    RT.3/RT.4

     

    Sumber : Kantor Desa Sidomulyo Tahun 2012

    1. Kawasan Pengembangan Wilayah

    Kawasan pengembangan wilayah Desa Sidomulyo mempunyai wilayah yang cukup luas. Adapun wilayah pengembangan ini ada di RT.01 dengan prioritas pengembangan RT.  02, 03,04 RT.05.dan RT.06

    1. Lembaga – lembaga Desa

    Desa Sidomulyo terdapat beberapa lembaga desa yaitu  Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Lembaga Adat biasa, Karang Taruna dan Rukun Tetangga (RT).

    1. Pemerintah Desa Sidomulyo terdiri dari  :
    1. Kepala Desa
    2. Perangkat Desa yang terdiri dari :
      • Sekretaris Desa
      • Kaur Pemerintahan
      • Kaur Pembangunan
      • Kaur Umum
      • Unsur Pelaksana tehnis yaitu Bendahara Desa
      • PPKDesa
      • Staf Desa
      • Rukun Tetangga (RT)

    Jalannya Pemerintahan Desa Sidomulyo sudah berjalan dengan baik karena masing-masing Perangkat Desa sudah memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meskipun demikian masih ada permasalahan-permasalahan yang dihadapi termasuk kurangnya sarana dan prasarana kantor yang menyangkut langsung pelayanan publik serta kurangnya kemampuan tehnis perangkat desa.