Penulis: Hendian

  • Berapa Lama Pembuatan Website Desa

    Berapa Lama Pembuatan Website Desa

    Berapa lamakah pembuatan website desa? Dari pengalaman kami pribadi pembuatan website desa dengan menggunakan domain resmi desa.id dari Kementrian Komunikasi dan informatika. Adalah tergantung pada 2 hal :

    1. Proses pengajuan dokumen ke Layanan Kominfo.

    Untuk mengajukan permohonan domain resmi desa.id ke Pandi. Haruslah memiliki email resmi mail.go.id. Dan proses pengajuan ini yg terkadang makan waktu karena harus antri. Terkadang sampai 3 bulan. Namun jg cuma butuh 1 minggu. Tentunya tergantung antrian.

    Solusinya adalah dengan mengajukan berkas jauh jauh hari. Dan yg kedua adalah dengan membuat web desa dengan domain sementara seperti .id atau .com. sambil menunggu berkas diproses.

    2. Kelengkapan Pengisian Konten Web

    Materi website harus lengkap jika ingin proses pengerjaan pembuatan web desa bisa selesai dengan cepat. Terkadang ada klien yang kurang semangat dalam mengumpulkan materi seperti foto kepala desa, staf desa, profil desa, lembaga, dll.

    Itulah sharing pengalaman dalam membuat web resmi desa, yang telah kami lakukan. Jadi lama waktu yang dibutuhkan sekitar 2 minggu jika berkas di kominfo sudah beres. Dan akan lebih lama jika antrian lama di kominfo. Solusinya pakai domain sementara sambil nunggu.

  • Memahami Tentang Indeks Desa Membangun

    Memahami Tentang Indeks Desa Membangun

    Perangkat indikator yang dikembangkan dalam Indeks Desa Membangun. Dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan. Di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi. Menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.

    Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Harus menghasilkan pemerataan dan keadilan, didasarkan dan memperkuat nilai-nilai lokal dan budaya, serta ramah lingkungan. Dengan mengelola potensi sumber daya alam secara baik dan berkelanjutan. Dalam konteks ini ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi bekerja sebagai dimensi yang memperkuat gerak proses dan pencapaian tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

    Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa. Indeks Desa Membangun mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pembangunan yang tepat dari Pemerintah sesuai dengan partisipasi Masyarakat yang berkorelasi dengan karakteristik wilayah Desa yaitu tipologi dan modal sosial.

  • Kontribusi UMKM Perempuan Dukung Presidensi G20 Indonesia

    Kontribusi UMKM Perempuan Dukung Presidensi G20 Indonesia

    Jakarta, djpb.kemenkeu.go.id,- Momentum pemulihan ekonomi yang diraih pada tahun 2021 terus dilanjutkan tahun ini. Salah satu kunci penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia adalah terus mendorong UMKM melalui dukungan pembiayaan yang disalurkan kepada debitur dan pemanfaatan teknologi digital, Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat memberikan keynote speech secara virtual pada acara Seminar “Digitalisasi UMKM Perempuan Untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi: Harapan dan Tantangan” di Jakarta, Kamis (17/2).

    “Kita terus memberikan dukungan APBN bagi UMKM, dan salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menugaskan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk menjalankan berbagai macam program UMi kepada masyarakat, saya ingin angka 5,5 juta debitur bisa terus ditingkatkan melalui inovasi pada aspek digitalisasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah,” tambahnya.

    Di kesempatan yang sama, Dirjen Perbendaharaan Hadiyanto menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu insiatif dalam mendukung agenda Presidensi G20 Indonesia, khususnya pada tema “Financial Inclusion: Digital & Small Medimum Enterprise (SME)”. Namun lebih dari itu, seminar ini juga diselenggarakan sebagai ajang koordinasi dan knowledge sharing bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kontribusi perempuan di UMKM.

    “Pembiayaan UMi hingga saat ini telah menjangkau sekitar 5,5 juta debitur, yang sebagian besar nya (95%) adalah perempuan. Hal ini membuktikan bahwa pembiayaan UMi merupakan program inklusif yang sekaligus responsif gender,” terangnya.

    Di tengah kondisi pandemi yang belum berakhir, penyaluran pembiayaan UMi terus menunjukkan capaian yang positif. Di tahun 2021, realisasi penyaluran pembiayaan UMi mencapai 1,95 juta debitur dari target 1,8 juta debitur atau mencapai 109 persen dari target, dengan nilai penyaluran mencapai Rp7,03 triliun. Secara akumulasi sejak Tahun 2017 s.d. 2021, Pembiayaan UMi telah disalurkan kepada 5,39 juta pelaku usaha ultra mikro dengan nilai penyaluran mencapai 18,08 triliun. Capaian ini jauh lebih tinggi dan dapat dicapai lebih cepat dibandingkan target penyaluran Pembiayaan UMi yang diamanatkan di dalam RPJMN 2020-2024 sebesar 4,5 juta debitur di akhir tahun 2024.

    Pada acara tersebut  juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PIP Ririn Kadariyah dan Kemenkop UKM tentang pembinaan/pengawasan koperasi dan identifikasi koperasi potensial dan optimalisasi peran PPKL. Acara dilanjutkan dengan Seminar yang diisi oleh narasumber Yustinus Prastowo Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Neneng Goenadi Country Managing Director Grab Indonesia
    dan Agnes Salyanty Research Lead for Southeast Asia – Women’s World Banking. (BU/DK)

     

    sumber : https://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/berita/berita-nasional/3848-kontribusi-umkm-perempuan-dukung-presidensi-g20-indonesia.html

  • 3 Desa indah dan Bersejarah di Jepang

    3 Desa indah dan Bersejarah di Jepang

    Desa Ogimachi

    Desa Ogimachi adalah yang pertama dari tiga desa bersejarah di wilayah Shirakawa-gō dan Gokayama yang lebih luas. Ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO di lembah sungai Shogawa yang terpencil, membentang melintasi perbatasan Prefektur Gifu dan Toyama. Ogimachi adalah desa terbesar di wilayah tersebut selama periode Edo dan dicirikan oleh 59 rumah pertanian yang tersisa yang tersebar di teras basah Sungai Sho.

    10 Kota Paling Indah di Jepang
    Desa Ainokura. Gambar oleh Ankur P

    Desa Ainokura

    Desa kedua yang kami tampilkan dari Shirakawa-g dan Gokayama adalah Ainokura. Terletak di dataran tinggi di atas Sungai Sho, ada 27 rumah pertanian yang tersisa di daerah tersebut. Mereka dibangun di atas fondasi batu yang indah yang berada di dalam teras yang ditinggikan dan sawah. Desa ini awalnya digunakan untuk menanam pohon murbei untuk produksi ulat sutera sampai tahun 1950-an ketika kekuatan pasar lokal mengalihkan produksi ke beras.

    10 Kota Paling Indah di Jepang
    Suganuma. Gambar oleh xiquinhosilva

    Desa Suganuma

    Suganuma adalah desa terakhir dan terkecil dari tiga desa dengan hanya 28 rumah pertanian dan bangunan. Seperti Ainokura, itu terletak di dataran tinggi dan tidak memerlukan irigasi untuk mempertahankan budidaya pohon murbei. Hutan di daerah sekitarnya juga merupakan kawasan konservasi karena memastikan desa terlindung dari salju yang turun dari pegunungan.

     

    Sumber : https://www.avontuura.com/the-10-most-picturesque-towns-in-japan/

  • Jasa admin operator website Desa

    Jasa admin operator website Desa

    Website desa kini banyak dibangun oleh pemerintahan desa. Selain diwajibkan sebagai sarana media informasi desa. Website desa juga bisa jadi media promosi potensi desa.

    Namun tidak semua desa memiliki SDM dan waktu untuk mengelola website desa. Dan ini membuat web desa terbengkalai dan terkesan tidak terurus. Dan ini sayang sekali karena sudah mengeluarkan budget untuk pembuatannya.

    Untuk itu kami menawarkan jasa mengurus website desa. Cukup dengan biaya 500ribu perbulan. Kami akan mengerjakan beberapa hal berikut :

    – posting berita dan kegiatan desa ( maximal 10 berita )

    – maintenance/perawatan website desa.

    – share berita ke sosmed.

    Anda cukup mengirimkan foto kegiatan dan beberapa point informasi seperti tanggal, lokasi, kegiatan yg akan diisi ke berita.

  • Tahapan Terbaru Mendaftar Domain Desa.id 2022

    Tahapan Terbaru Mendaftar Domain Desa.id 2022

    Tahapan Terbaru Mendaftar Domain Desa.id 2022

    Pembuatan website desa dengan domain resmi dari pemerintah kini merupakan sebuah keharusan. Agar website yang dibuat bener-benar resmi dan meyakinkan milik instansi pemerintahan desa. Dan untuk mengurus domain resmi desa.id kini ada sedikit perubahan alurnya.

    Sepertinya Kominfo sudah kwalahan harus mengurus pnsmail yang diwajibkan untuk pengawai negeri. Jadi untuk urusan domain langsung diurus ke domain.go.id. Namun sebelum mendaftar domain ke pandi wajib memiliki email mail.go.id yang diurus di layanan.kominfo.go.id

    Berikut cara mendaftar domain desa.id untuk website desa :

    A. Pembuatan Mail.goid / Email pemerintahan :

    1. Buat email gmail pribadi untuk mendaftar di layanan.kominfo.go.id
    2. Setelah terdaftar dan dikonfirmasi maka ajukan pembuatan mail.go.id sebagai perorangan bukan instansi.
    3. Daftarkan nama sekdes atau staf desa dan isi formulir dan kemudian kirim berkas yang dibutuhkan yakni KTP dan SK Pengangkatan.
    4. Secara berkala cek dashboard layanan.kominfo.go.id atau email masuk di gmail. Apakah prosesnya telah selesai.
    5. Jika telah selesai anda akan mendapat mail.go.id dengan identitas nama anda dan desa anda. misal : [email protected]
    6. Simpan email dan password mail.go.id anda.

    B. Pendaftaran Domain Desa.ID ke PANDI / domain.go.id

    1. Buka link domain.go.id kemudian daftarkan email resmi anda yakni mail.go.id untuk pembuatan akun di domain.go.id
    2. Jika sudah cek email di mail.go.id kemudian masukkan email resmi dan password anda.
    3. Jika anda diterima maka akan akan ada email masuk
    4. Jika sudah diterima biasanya prosesnya 1 sampai beberapa hari.
    5. Masuk ke domain.go.id dan ajukan permohonan pembuatan domain desa.id
    6. Jangan lupa mengupload berkas-berkas seperti surat permohonan, surat kuasa, SK Kades dan SK Sekdes.
    7. Daftarkan domain kemudian attach dokumen yang telah anda upload di manajemen dokumen sebelumnya.
    8. Tunggu beberapa hari dan pantau terus prosesnya di dashboard atau mail.go.id
    9. Jika sudah diproses dokumen telah lolos verifikasi dan dicek. Maka anda tinggal melakukan pembayaran. Invoice akan diterbitkan lengkap dengan tujuan rekening pembayaran.
    10. Konfirmasi pembayaran dengan mengupload struk atm atau bukti pembayaran dari bank ke email [email protected].
    11. Tunggu beberapa jam maka domain desa.id anda sudah aktif.
  • GUS HALIM: DIGITALISASI DESA HARUS DIIMBANGI LITERASI DIGITAL

    GUS HALIM: DIGITALISASI DESA HARUS DIIMBANGI LITERASI DIGITAL

    BELITUNG – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus mendorong pemanfaatan teknologi digital di level desa. Digitalisasi di level desa ini juga harus diimbangi peningkatan literasi digital dari warga desa.
    “Pengembangan desa berbasis digital sangat penting mengingat penetrasi internet saat ini begitu luar biasa. Kendati demikian digitalisasi di level desa ini harus diimbangi dengan literasi digital  yang memadai karena ada banyak dampak negatif penggunaan gadget berbasis internet,” ujar Menteri Abdul Halim Iskandar, saat meresmikan desa digital di Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung, Sabtu (20/11/2021).
    Dia mengatakan, pengembangan teknologi digital di desa penting dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Menurutnya berbagai layanan administrasi desa akan lebih mudah dilakukan jika berbasis digitalisasi. “Teknologi digital yang ada tak hanya digunakan untuk mempermudah pemerintahan desa dalam mengakses informasi terkait warga, namun juga memberikan kemudahan bagi warga untuk mengakses informasi desa seperti realisasi penggunaan dana desa dan Anggaran Belanja dan Pendapatan Asli Desa (APBDes),” katanya.
    Gus Halim-sapaan akrab Menteri Abdul Halim Iskandar-menilai selain untuk mempermudah layanan publik, digitalisasi di level desa juga bisa digunakan untuk mempercepat gerak ekonomi desa. Saat ini desa-desa di Indonesia telah banyak mempunyai produk unggulan baik dalam bentuk barang dan jasa. Dengan adanya digitalisasi di level desa, pemasaran produk unggulan tersebut bisa dilakukan dengan mudah. “Saat ini jika Anda membuka market place, banyak sekali toko online BUMDes yang memasarkan produk pertanian, kerajian hingga layanan desa wisata. Ini tentu perkembangan yang sangat mengembirakan. Desa Air Seruk harus memanfaatkan digitalisasi desa ini untuk mengembangkan layanan publik hingga memasarkan produk unggulan yang ada,” katanya.
    Gus Halim mengungkapkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah menyediakan sebuah aplikasi untuk membantu promosi wisata desa di seluruh Indonesia. Aplikasi tersebut, kata Gus Halim, akan menjadi wadah promosi bagi Badan Usah Milik Desa (BUMDes) yang memiliki unit usaha wisata desa. “Ribuan (wisata desa) ini akan masuk ke dalam aplikasi desa wisata yang telah disiapkan Kemendes (Kemendes PDTT). Dengan begitu desa wisata kita akan dikenal di seluruh Indonesia bahkan dunia,” ujarnya.
    Kendati demikian, lanjut Gus Halim ada dampak-dampak negatif yang harus diantisipasi seiring digitalisasi di level desa. Akses informasi yang cepat dan hampir tidak ada batas sering memunculkan berbagai gejolak tak perlu. Terkadang warga desa menelan mentah-mentah berbagai informasi yang masuk ke gadget mereka, padahal informasi itu bagian dari hoax. “Literasi digital menjadi pekerjaan rumah tersendiri agar warga tidak terpancing dengan dampak negatif digitalisasi seperti maraknya berita hoax maupun rayuan pinjaman online ilegal,” katanya.
    Bupati Belitung, Sahani Saleh mengatakan, Desa Air Seruk adalah pilot project pengembangan desa di Belitung.  aMenurutnya, desa tersebut istimewa karena dikenal sebagai desa pejuang, yang pernah menjadi titik lokasi perang antara masyarakat Belitung dan Belanda.
    Di samping itu, Sahani Saleh juga mengatakan bahwa desa tersebut memiliki nilai toleransi yang tinggi. Terbukti, desa yang memiliki warga dengan ragam latar belakang agama dan organisasi kemasyarakatan tersebut selalu berjalan harmonis tanpa adanya perselisihan.
    “Di sini setiap tahun kita peringati hari perlawanan rakyat Belitung untuk mengenang tragedi tersebut (perang melawan Belanda). Ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bagaimana kehidupan  bangsa negara dimulai dari sejarah,” terangnya.
    Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT
    Teks: Novri/Humas Kemendes PDT
  • Membuat Website resmi desa.id

    Membuat Website resmi desa.id

    Website desa adalah media informasi desa yang telah diwajibkan sebagai salah satu sarana media komunikasi desa. Guna memberikan transparansi pembangunan dan informasi kegiatan di desa.

    Ada beberapa cara membuat website desa. Seperti membangun sendiri dari nol. Ataupun menggunakan jasa pembuat website desa berpengalaman.

    Kemudahan menggunakan jasa pembuat website desa adalah staf desa bisa terima beres. Jadi cukup menyiapkan persyaratannya saja. Seperti dokumen maupun foto foto desa.

    Untuk domain resmi dari pemerintah adalah .desa.id bukan .com .id ataupun .net. Jadi sebelum menggunakan jasa pastikan bahwa domain yg dibuat adalah domain resmi dari pemerintah.

  • Kembangkan Desa Digital Untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat Desa

    Kembangkan Desa Digital Untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat Desa

    Sumber : Kominfo

    Pengembangan desa digital dilakukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa, melalui pemberdayaan masyarakat desa yang dapat memberikan manfaat ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus meningkatkan percepatan akses dan pembangunan infrastruktur digital untuk melayani publik secara cepat dan efisien.

    “Pemberdayaan harus disesuaikan dengan potensi SDM dan SDA desa, unsur kearifan lokal, karakteristik budaya masyarakatnya, serta memanfaatkan teknologi digital,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada Webinar Desa Digital 2020, Sabtu (07/11/2020).

    Dalam webinar yang bertajuk “Desa Digital Tol Langit” itu, Wapres menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi, seperti penyediaan jaringan, perangkat, aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk, termasuk pendampingan yang tepat bagi masyarakat desa, mutlak diperlukan dalam pembangunan desa digital.

    “Upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dan informasi adalah dengan menyediakan kualitas layanan internet cepat bagi 514 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia, melalui Tol Langit,” terangnya.

    Lebih jauh, Wapres menjelaskan bahwa Tol Langit diwujudkan melalui Proyek Strategis Nasional, dengan membangun jaringan backbone fiber optic Palapa Ring yang saat ini telah beroperasi penuh, dan Proyek Satelit Multifungsi Pemerintah atau Satelit Republik Indonesia (SATRIA) yang ditargetkan selesai akhir tahun 2023.

    Untuk itu, lanjutnya, pengembangan desa digital diharapkan dapat lebih optimal dengan adanya dukungan penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan informasi berupa “Tol Langit” ini.

    “Dengan dibangunnya Tol Langit diharapkan dapat mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi dan informasi, guna mendukung pengembangan desa digital,” ungkapnya.

    Sebelumnya Ketua Umum Yayasan Dewa Dewi Dedi Heidy M Hidayat menyampaikan bahwa tol langit dalam fungsi dan perannya membantu dunia pendidikan di Indonesia terutama dimasa pandemi dan masa depan pendidikan era digital, tol langit hadir membentuk sinergi antar sekolah, pesantren, guru, murid, santri dan orang tua dalam satu wadah pendidikan online berbasis virtual reality (VR).

    “Tol langit berfungsi sebagai media komunikasi sharing knowledge dan yang paling penting adalah sebagai media Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan membantu para murid dan santri lulus sekolah siap bekerja”

    Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya mendukung baik program Dewa Dewi Dedi, dimana dengan melihat protensi Garut saat ini terdapat 421 desa dan 21 kelurahan serta 600 pesantren, dari jumlah tersebut terdapat sekitar 31 pesantren yang memiliki kapasitas santri lebih dari 600 orang. Selain itu jumlah lulusan SMA/MAN/SMK setiap tahunnya mencapai 28 ribu orang dimana dari jumlah tersebut hanya sekitar 6 ribu orang yang melanjutkan jenjang ke perguruan tinggi, sehingga dengan program Dewa Dewi Dedi dapat mengurangi pengangguran dan selaras dengan program yang dikembangkan oleh Kabupaten Garut yang didukung penuh oleh Pemerintah Pusat.

    “Kabupaten Garut telah melakukan langkah kongkrit dengan terbentuknya 50 desa unggulan untuk desa wisata, untuk desa industri dengan core bisnis pariwisata dan pertanian yang didukung oleh kelautan, industri dan mitigasi bencana, dan terkait dengan desa digital ditahun 2022 Pemerintah Kabupaten Garut seluruhnya akan berbasis elektronik”.

    Hadir dalam acara tersebut Direktur Penegakan Hukum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Polisi Eddy Hartono mewakili Kepala BNPT, Bupati Garut Rudy Gunawan, Ketua Umum Yayasan Dewa Dewi Dedi Indonesia Heidy M Hidayat, Perwakilan dari Pesantren di Garut dan Pembina Yayasan Dewa Dewi Dedi, Siti Mamduhah Ma’ruf Amin.

    Turut mendampingi Wapres Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlowi dan Staf Khusus Wapres, Bambang Widianto.

  • Cara Membuat Website Desa 2021 – 2024

    Cara Membuat Website Desa 2021 – 2024

    Berikut tahapan pembuatan website desa  :

    1. Permohonan domain desa.id ke Layanan Kominfo dengan menyiapkan berkas :

    – Surat Permohonan Domain

    – Surat Kuasa

    – SK Kepala Desa dan Sekretaris Desa

    – KTP Kades dan Sekdes

    2. Setelah domain desa.id diperolah dari Layanan Kominfo kemudian proses instalasi / pembuatan website desa.

    3. Pengisian Konten Website desa ; Profil, Potensi Desa, Foto dan Video

     

    Itulah tadi beberapa tahapan yang harus dilalui untuk membuat website desa.id. Untuk anda yang memiliki keterbatasan waktu dan sumberdaya bisa menggunakan jasa kami. Anda tinggal terima beres dan biarkan tim kami membuatkan anda website desa. Hubungi Hendian 0822 6711 2451.

    Kami siap melayani pembuatan website desa di seluruh Indonesia. Pulau Sumatera, Jawa, Papua, Sulawesi, Maluku, dan lainnya